Penentuan skala prioritas pembangunan Tahun 2019 Desa Tlogomojo di forum musrenbangdes.

Musrenbangdes Desa Tlogomojo.

Musrenbangdes adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan desa untuk menyepakati rencana kerja  pembangunan desa (RKPD) tahun anggaran berikutnya. Musrenbangdes merupakan agenda tahunan dan setiap tahun dilakukan sebagai amanah UU 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Warga masyarakat bisa menyampaikan aspirasi pembangunan di forum desa yang bernama Musdes (musyawarah desa) yang telah diselenggarakan pada tanggal 8 September 2018. Di forum musdes, warga menyampaikan masalah-masalah yang ada di desa dan usulan-usulan kegiatan untuk penyelesaian masalah tersebut. Di forum musdes ini juga dibentuk “Tim verifikasi” yang bertugas memverikasi masalah serta solusinya, termasuk melakukan pengukuran usulan kegiatan yang diusulkan saat musdes. Dan di forum musrenbangdes ini, dipaparkan usulan kegiatan berikut dengan pembiayaannya untuk disepakati skala prioritasnya.

musrenbangdes untuk dijadikan Dasar Rencana Kerja Pembangunan Desa Tahun berikutnya. Semua usulan kegiatan untuk penyelesaian masalah dimusyawarahkan  di forum musrenbangdes  ini. Sejumlah masalah diprioritaskan untuk diselesaikan terlebih dahulu dengan sejumlah usulan kegiatan yang sudah ada dari hasil musdes sebelumnya.

 

Musrenbangdes Desa Tlogomojo dilaksanakan pada Hari Kamis Tanggal 15 November 2018 di Kantor Desa Tlogomojo. Musyawarah ini dihadiri oleh Bapak Camat Subono SH, MM., Sekcam Bapak Yogo, Kepala Desa Sunoto beserta perangkat desa, Kasi PMD Kecamatan Batangan Ibu Samirah, Kasipem Kecamatan Batangan Ibu Dien, ketua RT, Ketua RW, BPD beserta anggota, Anggota Bumdes, toga, tomas, LPMD, PKK, KPMD dan PDP.

Bapak Camat berpesan “Tahun ini menggunakan plafon Tahun 2018 karena pagu dana tahun 2019 belum ada. Kita harus bijak mendiskusikan skala prioritas kegiatan yang ada karena semata keterbatasan dana”.

 

Bapak Kepala Desa Sunoto berpesan “di musrenbangdes ini, kita akan membuat skala prioritas dari usulan-usulan yang ada untuk menyelesaikan masalah di desa. Kita memakai acuan dana tahun 2018”.

 

Sejumlah kegiatan yang direncanakan Tahun 2019:

  1. Pembangunan saluran air.
  2. Pembangunan jalan beton.
  3. Pembuatan gorong-gorong
  4. Pelatihan kepala desa, BPD, TPK.
  5. Pembuatan saluran air.
  6. Rehabilitasi RTLH.
  7. Bantuan lembaga keagamaan, PKK, LPMD, linmas, karang taruna, sedekah bumi, posyandu.
  8. Pelatihan kapasitas masyarakat.
  9. Penyertaan modal bumdes.
  10. Peningkatan aparatur pemerintah desa.

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan